Yang ada saya bakal diusir, nggelandang, dan…ujung-ujungnya sama saja. Saya nggak bisa konsentrasi, kepala penuh dengan pikiran, gimana caranya supaya nanti kalau pulang sudah punya cukup uang untuk bayar kontrakan. Bokep Mungkin karena sesudah Simbok meninggal, Juragan-lah yang paling dekat dengan saya? Juragan sering nyuruh saya coba hal-hal baru. Di bawah, di depan toko mulai ramai. Kamu masih perawan ya Denok!? Saya pun makin berani.Akhirnya saya nggak bisa lagi hitung berapa orang yang sudah merasakan badan saya, dan saya pun bunting… Wajar, kalau ingat sudah begitu banyak orang yang bisa menghamili saya. Saya pingsan di jalan. Saya waktu itu ngeluh,“Kok sudah kayak penganten aja, Mbok.”Simbok menjawab, “Yang namanya penari itu nggak boleh biasa-biasa aja, nduk.




















