Karena merasakan adabenda yang mengganjal dan keluar masuk di kemaluannya, akhirnya Ai Ling sadar. Ia berteriak kesakitan karena ukuran batang kemaluanku yang besar itu dan dengan kalap mencakar dan memukul mukaku. Bokep Justru rasa sakit membuatku makin bernafsu, dengan kasar kugoncang dia naik-turun seperti naik kuda-kudaan. Aku semakin bernafsu melihatnya dan ia memberontak berusaha lari lagi. Kampusku, T, terkenal dengan mayoritas mahasiswaketurunan Chinanya. Dengan terpaksa akhirnya Ai Ling melayaniku tiap hari sampai aku bosan
dan mencari mangsa lain. Kali ini kupukul ia kuat-kuat sampai ia pingsan dan memudahkanku untuk memasang anting-anting kedua.




















