Kalau kamu bersedia nanti saya kasih tambahan uang, lagipula nggak enak menolak tamu-tamu bos..” ujarnya sambil terus membujukku.“Oke.. Kulihat di depanku tertumpuk sejumlah uang pecahan seratus ribu.Kuraih uang tersebut sambil berusaha bangkit dan mengenakan seluruh pakaianku, setelah itu aku berjalan mendekati tubuh Rosmeri yg masih meringkuk di sudut ruangan. Jepang bokep Pantat yg berwarna lebih terang dari bagian tubuhnya yg lain itu, dgn mulutku. Akhirnya, kuberanikan diri untuk meminjam uang ke club tempat aku bekerja, tp perusahaan tdk dapat mengabulkan permohonanku dgn alasan saat itu tdk ada dana yg tersedia karena seluruh uang yg ada sudah disetorkan ke pemiliknya.Malam itu, dgn perasaan sedih dan bingung, aku berkemas untuk pulang kembali ke kosku. Aku tertunduk bisu.




















