Lalu leherku dirangkulnja. Jepangbokep Tuan Hartono berkata:„Urusan kita sudah semakin madju. Aku bertemu wadjah ajah hanja saat makan pagi. Seterusnja Tante hidup sebagai janda. Kata-kata dalam taipan berbunji e bagai berikut:Bila aku meninggal dunia. Lalu kudengar suara Sarinem la men- djawab pertanjaan-pertanjaan tuan Hartono. Tampak djelas bekas stempel diatas surat itu. 6 tanun lamanja aku disekolah dasar, aku bukan murid jang pintar. Ajah sedang membatja.”Aku tidak mengerti. Restoran itu bernama? Soal kebo-* brokan moral pemuda remadja. Ia senantiasa mendengar dengan penuh perhatian.Seminggu kemudian ajah sembuh, la sudah lupa ‘kan penjakitnja. Sungai meluap, meng genangi rumah2 dan tanaman jang berada dikiri kanan. Biasanja hanja minum kopi segelas. Tetapi aku tahu, orang jang tinggal disekitar rumah ini hanja melagak Mereka saraa sekali tidak mengerti secara mendalam apa jang




















