toh cuma sebentar..”
Tapi aku keburu pergi dan mengambilkan baju hangatku untuknya. Bokep Kuangkat pantatnya dan kupandangi, lalu kusedot lagi. Perlahan kuturunkan CD-nya. Aku pura pura lihat jam. Aku selalu bilang pada wanita wanita berpendidikan itu bahwa suatu saat mereka akan menikah dan aku berjanji tidak akan memerawaninya. Perlahan ia mulai bangkit dan mngecup bibirku.“Sorry sayang, gue duluan..”
“No problem Anne.. Tapi sungguh, aku tidak merusaknya karena aku mengenalnya dengan cara baik baik dan dia tetap virgin sampai akhirnya menikah.“Stereotip saja, berbanding lurus dengan keramahan dan perhatiannya” katanya lagi dengan senyum yang genit. hmm?”Seperti minta persetujuannya, perlahan aku angkat sweater dan tshirtnya.




















