Siapa
tahu dalam mimpi, Tia mau memuaskanku? Setelah bertemu, Andri langsung mengajakku naik ke mobilnya. Jepangbokep Cuma begitu saja? dia bener-bener pelit kalo soal begitu. Kok bisa ya akur
ama Tia?”Aku diam saja.Aku dan Tia memang lumayan akur. Tapi aku suka juga mendengarnya. “Maksud loe?”“Loe nggak usah malu ama gue. Lho kok udah tidur sih??tanyakuDengan nada bergumam Tia hanya menjawab “Hmmmmmmm”Sambil membuka matanya dan tersenyum kecilnya, uhh membuat burungku semakin tegang tangannya sambil
mengelus pipiku kemudia dia mecium pipiku
“Tidur yang nyenyak yaa..” katanya perlahan.Lalu ia kembali berbaring dan memejamkan matanya. Gue butuh penyaluran dong!Untung badannya kecil, jadi kadang-kadang gue paksa dia.”Andri tertawa.




















